SMA Negeri 1 Waikabubak melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) berlangsung selama 20-22 Mei 2026 yang bertempat di Aula Gereja Katholik St. Petrus dan Paulus Waikabubak. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Ekosistem Pembelajaran Berkualitas Melalui Kegiatan Penyusunan Perangkat Ajar, Optimalisasi Instrumen HOTS menuju TKA dan Supervisi Pembelajaran.” IHT ini menjadi wadah penguatan kompetensi guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang relevan, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik di era pendidikan saat ini.
Hari pertama kegiatan diisi oleh narasumber Ibu Adriana M. Ngogo, S.Pd., M.Pd dengan materi tentang penyusunan perangkat pembelajaran. Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan pendampingan dan penguatan terkait penyusunan modul ajar, perangkat pembelajaran yang efektif, serta strategi pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum dan karakteristik peserta didik. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif dan semangat berbagi pengalaman antar guru.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan bersama narasumber Dra. Yosefina Mai, M.Pd yang membawakan materi tentang pendampingan penyusunan soal-soal AKM menuju TKA. Materi ini memberikan pemahaman mendalam kepada para guru mengenai pentingnya penyusunan instrumen penilaian berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang mampu melatih kemampuan literasi, numerasi, serta daya berpikir kritis peserta didik dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Melalui pendampingan tersebut, para guru tidak hanya belajar menyusun soal yang berkualitas, tetapi juga memahami teknik analisis soal dan indikator pembelajaran yang sesuai dengan standar asesmen modern. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran sehingga peserta didik lebih siap menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Hari ketiga menjadi penutup kegiatan IHT dengan materi supervisi pembelajaran yang dibawakan langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Waikabubak, Bapak Paulinus Sukur, S.Pd. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya supervisi sebagai bentuk pembinaan profesional guru guna menciptakan pembelajaran yang efektif, reflektif, dan berkelanjutan. Supervisi pembelajaran dipandang sebagai langkah strategis dalam membangun budaya mutu di lingkungan sekolah.
Melalui pelaksanaan IHT ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik SMA Negeri 1 Waikabubak semakin siap menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkualitas, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Semangat belajar, berbagi, dan berinovasi yang terbangun selama kegiatan menjadi modal penting dalam mewujudkan generasi yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.



