SMA Negeri 1 Waikabubak melaksanakan kegiatan kokurikuler bertema “Kelas Hijau, Kelas Literasi” melalui proyek Vertical Garden dan Pojok Baca pada tanggal 19–23 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari efektif ini melibatkan peserta didik kelas X, XI, dan XII dalam menciptakan lingkungan belajar yang hijau, sehat, nyaman, dan literat. Program ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta budaya membaca di kalangan peserta didik. Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Kepala SMA Negeri 1 Waikabubak, Bapak Paulinus Sukur, S.Pd., M.M.
Selama kegiatan berlangsung, peserta didik bekerja sama merancang dan membuat vertical garden di area taman luar kelas dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekolah. Berbagai tanaman ditata secara kreatif sehingga menghasilkan taman vertikal yang indah, asri, dan menarik. Pemanfaatan bahan bekas menjadi bagian penting dari proyek ini sebagai bentuk pembelajaran tentang kreativitas dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak untuk memahami bahwa lingkungan yang hijau dapat diwujudkan melalui kerja sama, inovasi, dan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.
Selain menciptakan taman vertikal, setiap kelas juga mengembangkan pojok baca sebagai ruang literasi yang nyaman, menarik, dan mudah diakses oleh peserta didik. Pojok baca ditata dengan berbagai koleksi bacaan, dekorasi edukatif, serta desain kreatif yang mendorong tumbuhnya minat membaca. Kehadiran pojok baca diharapkan dapat membiasakan peserta didik memanfaatkan waktu luang untuk membaca dan memperluas wawasan. Dengan demikian, ruang kelas tidak hanya menjadi tempat untuk belajar, tetapi juga menjadi lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya literasi secara berkelanjutan.
Kegiatan kokurikuler ini juga menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, berpikir kreatif, dan bertanggung jawab. Setiap kelompok membagi tugas mulai dari perencanaan desain, pengumpulan bahan, penataan tanaman, pembuatan pojok baca, hingga dekorasi kelas bertema edukatif. Melalui proses tersebut, peserta didik belajar menerapkan kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, dan kepedulian terhadap fasilitas bersama. Pengalaman belajar ini diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dan mendukung budaya literasi.
Sebagai hasil akhir kegiatan, setiap kelas menghasilkan vertical garden, pojok baca, dekorasi kelas edukatif, serta dokumentasi proses kegiatan dan refleksi peserta didik. Hasil karya tersebut kemudian dipresentasikan atau dipamerkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kerja keras seluruh peserta didik. Melalui presentasi, peserta didik berkesempatan menjelaskan ide, proses pembuatan, pemanfaatan bahan, serta manfaat karya yang dihasilkan bagi lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk saling menginspirasi dan berbagi praktik baik dalam menciptakan kelas yang lebih hijau, tertata, dan mendukung pembelajaran.
Melalui proyek “Kelas Hijau, Kelas Literasi”, SMA Negeri 1 Waikabubak berharap terciptanya lingkungan sekolah yang semakin asri, bersih, nyaman, kreatif, dan kaya akan budaya literasi. Lebih dari sekadar menghasilkan taman vertikal dan pojok baca, kegiatan ini menanamkan kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan, memanfaatkan barang bekas, membaca, serta merawat fasilitas yang telah dibuat bersama. Semangat kolaborasi yang tumbuh selama kegiatan diharapkan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Dengan demikian, terwujudlah generasi yang peduli lingkungan, gemar membaca, kreatif, bertanggung jawab, dan siap menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitarnya.



