Berjalannya ekstrakurikuler di jenjang menengah atas diatur oleh permendikbud no. 20 tahun 2018 tentang penguatan pendidikan karakter pada satuan pendidikan formal. Salah satu ekstrakurikuler di SMA yang bisa dipilih peserta didik untuk memperkaya ilmu dan memperluas bakat minatnya adalah ekstrakurikuler biologi.
Manfaat yang bisa didapat dalam kegiatan ekstrakurikuler biologi peserta didik dapat mengembangkan potensi dan kreativitas secara optimal, bisa berkumpul bersama teman yang memiliki hobi yang sama sehingga suasana belajar lebih menggembirakan dan pada akhirnya menunjang proses perkembangan kepribadian karakter baik peserta didik
Dalam ekstrakurikuler biologi di SMA N 1 Waikabubak, peserta didik tidak hanya belajar ilmu sains atau tentang makluk hidup tapi juga belajar penerapan ilmunya misalnya bioteknologi sederhana seperti belajar membuat sabun yang bersifat organik karena menggunakan bahan – bahan alami.
Sabun organik yang pernah dibuat adalah sabun dari bahan VCO, sabun kopi dan sabun kelor. Dari praktek sederharna ini peserta didik bisa mengembangkan kreativitas, bahwa kita bisa membuat sabun sendiri, yang lebih ekonomis dan bahannya sesuai yang ada di sekitar kita. Walaupun sabun bersifat organik tapi manfaatnya tidak kalah dengan sabun – sabun buatan pabrik. Misalnya sabun kopi memiliki banyak manfaat bisa membersihkan noda atau kotoran, mengangkat sel – sel kulit mati, dan bisa juga melembabkan kulit secara alami.
Selain meningkatkan pengetahuan di bidang Biologi, kegiatan ini juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kreativitas peserta didik dalam mengolah sumber daya lokal menjadi produk yang bernilai guna. Peserta didik diajak untuk melihat bahwa ilmu pengetahuan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bahkan berpotensi menjadi peluang usaha
Melalui kegiatan inovatif seperti ini, Ekstrakurikuler Biologi SMA Negeri 1 Waikabubak terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang menarik, aplikatif, dan bermanfaat. Semoga pengalaman ini dapat menginspirasi siswa untuk terus berkarya, berinovasi, serta mencintai ilmu pengetahuan dan lingkungan sekitar.




